
Dalam artikel ini (4)
Analisis Kesepakatan Rich Paul Klutch Sports Senilai $15 Juta
Poin utama
- Hargai kendali yang Anda lepaskan, bukan hanya uang tunai yang Anda terima.
- Ekuitas dapat mengubah perhatian terhadap atlet menjadi nilai perusahaan ketika strukturnya kuat.
- Merek pribadi menjadi bisnis hanya ketika memiliki hak atau aset yang tahan lama.
Profil Newsweek mengubah satu sponsor yang dilewatkan menjadi pelajaran yang lebih tajam bagi para atlet pendiri.
Cek sponsor berukuran raksasa punya trik yang berguna. Ia membuat masa depan tampak seperti pilihan. Profil Newsweek tentang Rich Paul dan Klutch Sports dimulai dengan jenis angka yang biasanya mengakhiri negosiasi: $15 juta yang sudah pasti dari McDonald’s. Pelajaran tandingan dari Paul adalah bahwa LeBron James justru menaruh $1 juta ke Blaze Pizza, sebuah kepemilikan yang menurut Newsweek kini diperkirakan bernilai lebih dari $30 juta. Ini bukan dongeng tentang pizza. Ini adalah pelajaran struktur kesepakatan dengan topping yang lebih baik. Sponsor membayar atlet untuk memindahkan perhatian ke merek orang lain. Ekuitas, jika perusahaan tumbuh dan ketentuannya tetap kuat, memungkinkan atlet ikut menikmati nilai yang turut diciptakan oleh perhatian mereka.
Cuplikan kesepakatan, menurut Newsweek
Newsweek membingkai pilihan ini lewat perbedaan yang dibuat Paul antara dibayar dan membangun bisnis. “Siapa pun bisa membuat kesepakatan,” kata Paul kepada Newsweek. “Bukan kesepakatan yang tepat, tapi kamu bisa membuat kesepakatan. Itu satu hal. Tapi kalau kamu mencoba membangun bisnis, itu berbeda. Kamu harus merasakannya. Kamu harus punya kepekaan terhadap itu.”
Versi siaran pers akan menyebut kedua opsi itu sebagai kemitraan merek. Versi kontrak bertanya siapa yang memiliki potensi keuntungan setelah kampanye pertama selesai. Perbandingan yang jelas, menurut Newsweek, adalah $15 juta uang sponsor yang dijamin dari McDonald’s versus investasi $1 juta di Blaze Pizza. Kepemilikan di Blaze Pizza itu kini diperkirakan bernilai lebih dari $30 juta, lapor Newsweek.
Itu tidak berarti cek yang lebih kecil lebih aman. Artinya, cek yang lebih kecil membeli paparan terhadap nilai perusahaan, sementara cek yang lebih besar kemungkinan membeli penggunaan selebritas, ketenaran, dan kepercayaan audiens secara terbatas dan terdefinisi.
Strukturnya: biaya, ekuitas, kendali
Newsweek juga menghubungkan pelajaran ini dengan penekanan Paul yang lebih luas bahwa atlet sebaiknya mendapatkan ekuitas dalam sebuah bisnis, bukan hanya gaji dari sebuah merek. Kalimat itu punya bobot nyata.
Biaya biasanya sederhana: atlet tampil, merek membayar, dan perusahaan mempertahankan asetnya. Ekuitas lebih rumit, karena membutuhkan pertanyaan tentang valuasi, dilusi, hak suara, pembatasan pengalihan, waktu keluar, dan apakah kerja promosi atlet dihargai secara adil.
Bagi atlet pendiri bisnis, pertanyaan pertama bukan apakah sebuah cek bernilai besar. Pertanyaannya adalah apa yang dicegah oleh cek itu. Jika seorang atlet mengambil uang tunai tetapi memberikan eksklusivitas kategori yang luas, hak penggunaan nama dan rupa jangka panjang, atau hak atas konten dan merek dagang yang mungkin mereka inginkan di kemudian hari, biaya itu bisa menjadi mahal dalam penyamaran. Dalam bisnis olahraga, kata sifatnya adalah gratis. Strukturnya adalah tempat uang sebenarnya berada.
Platformnya: Klutch menjual lebih dari sekadar akses, seperti ditunjukkan Adam
Mendler dan The Athletic Transkrip Thirty Minute Mentors dari Adam Mendler memperkenalkan Paul melalui daftar klien yang mencakup LeBron James, Anthony Davis, De’Aaron Fox, dan Tyrese Maxey. Daftar itu penting karena akses ke bintang adalah produk paling jelas yang bisa dijual sebuah agensi. Produk yang lebih tahan lama adalah daya tawar lintas kontrak, merek, media, dan pembentukan bisnis.
Perwakilan modern tidak hanya mencari logo sponsor berikutnya untuk hoodie pemanasan. The Athletic melaporkan bahwa United Talent Agency melakukan investasi finansial yang signifikan di Klutch Sports Group, dengan Paul akan memimpin divisi olahraga baru UTA. Laporan yang sama mengatakan Paul meninggalkan Creative Artists Agency pada 2012 untuk mewakili LeBron James, yang juga keluar dari CAA.
Sejarah itu adalah cerita tentang platform. Klutch bukan sekadar memesan endorsement di sekitar satu atlet; Klutch menjadi aset yang ingin dimasuki oleh perusahaan talenta lain.
Bacaan untuk atlet pendiri bisnis
Pelajaran berguna dari profil Newsweek bukanlah bahwa setiap atlet harus menolak uang yang dijamin. Uang yang dijamin tetaplah uang, dan banyak atlet memiliki jendela penghasilan yang pendek, kewajiban keluarga, dan risiko karier yang membuat kepastian menjadi pilihan rasional. Kesalahannya adalah memperlakukan uang yang dijamin sebagai sesuatu yang otomatis lebih unggul daripada kepemilikan. Terkadang cek terbesar hanyalah cara paling rapi bagi sebuah merek untuk membatasi berapa banyak yang harus mereka bayarkan kepadamu.
Generasi berikutnya dari atlet pendiri bisnis sebaiknya mengevaluasi tiga hal sebelum mengambil angka utama: kendali, ekuitas, dan nilai platform. Kendali menanyakan siapa yang bisa menggunakan nama, citra, konten, dan hak kategori atlet. Ekuitas menanyakan apakah atlet memiliki bagian dari bisnis yang mereka bantu jual. Nilai platform menanyakan apakah kesepakatan itu membangun aset yang bisa terus bertumbuh setelah kampanye, musim, atau karier bermain berakhir.
Perhatikan kesepakatan bergaya Klutch berikutnya bukan dari nama sponsornya, melainkan dari cap table-nya. Pertanyaannya bukan apakah atlet bisa memonetisasi ketenaran. Mereka sudah melakukannya. Pertanyaan yang lebih baik adalah apakah mereka menyewakannya per kampanye atau mengubahnya menjadi kepemilikan yang bertahan setelah tepuk tangan mereda.