Kreator · 31 Jul
Fortune mengatakan setengah Gen Z menginginkan karier sebagai influencer. ASU menjadikannya gelar sarjana
Content Creation, BA dari Arizona State University mengubah pekerjaan kreator menjadi pelatihan karier formal, bukan sekadar aktivitas sampingan di kampus.
- Perlakukan pekerjaan kreator sebagai tumpukan keterampilan: produksi, penulisan, penyuntingan, manajemen proyek, dan literasi platform semuanya penting.
- Amati program pendidikan tinggi berdasarkan hasil portofolio, bukan hanya apakah lulusannya menjadi terkenal.
- Kreator harus belajar mendiagnosis karya yang lemah berdasarkan area keterampilan, alih-alih hanya mengandalkan umpan balik platform.